Posted in market on Desember 24, 2008 by ekakusumawijaya

ball python kuning terang ukuran 60 cm,makan tiput(rakus banget).price:Rp 900.000

Posted in Uncategorized on Oktober 31, 2008 by ekakusumawijaya

jual molu,makan lancar,motif terang,makan apa aja sesuai isi dompet,ukuran 1,5m.price:Rp 500.000

Posted in market on Oktober 31, 2008 by ekakusumawijaya

Daftar rekor mancing air laut di indonesia

Posted in Memancing on September 11, 2008 by ekakusumawijaya

Daftar rekor memancing air laut di Indonesia telah banyak dicatat sejak tahun 1990 an. Banyaknya kegiatan mancing di tanah air dalam beberapa tahun belakangan terutama diakhir tahun 90-an itu membuat salahsatu cabang olahraga ini semakin banyak peminatnya. Ditambah dengan dianugrahkannya piagam dan vandel untuk para pemecar rekor, membuat para anggota semakin semangat.

Kebanyakan prestasi rekor mancing di Indonesia memang tercatat pada saat pertandingan mancing yang dilaksanakan di beberapa lokasi seperti di daerah Selat Sunda dan Kepulauan Seribu. Pertandingan mancing ini hampir selalu dilakukan setiap tahunnya dari mulai Lomba Mancing Formasi hingga ke Piala Presiden Republik Indonesia. Jadi bisa dikatakan hampir semua rekor mancing di Indonesia bisa diraih para peserta mancing karena adanya pertandingan yang diselenggarakan oleh Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia (FORMASI) dan dijamin keabsahannya.

[sunting] Rekor Nusantara FORMASI / Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia

Rekor Mancing Kategori Kelas Bebas
No. Spesies Ikan Nama Inggris Nama Ilmiah Berat (kg) Tempat/Tanggal Pemancing
1. Barakuda Great Barracuda Sphyraena barracuda 16,0 Pel. Ratu / 16 Jan 94 Herli Walandouw
2. Gabus laut Cobia Rachycentron canadum 8,35 Kep. Seribu / 23 Agt 97 Dermawan Salihin
3. Hiu rubah Thresher shark Alopias spp. 54,1 Nusa Penida / 7 Mar 96 Henry Wirawan
4. Jehana John snapper Lutjanus johni 5,4 Kep. Seribu / 25 Jun 98 Jahadi Odang
5. Kakap merah Red snapper Lutjanus spp. 6,0 Kep. Seribu / 14 Feb 98 Dadi Kartahadimadja
6. Kuwe batu Greater amberjack Seriola dumerili 7,2 Selat Sunda / 18 Jan 98 Rob Barraclough
7. Kuwe mata besar Bigeye trevally Caranx sexfasciatus 8,0 Ujungkulon / 12 Jun 98 Alto Umar
8. Kuwe gerong Giant trevally Caranx ignobilis 35,0 Pel. Ratu / 18 Des 94 Johan Sugiharto
9. Kuwe rambut African pompano Alectis spp. 7,0 Ujungkulon / 13 Mar 96 Dr.HG. Benyamin MH.
10. Kuwe sirip biru Bluefin trevally Caranx melampygus 6,8 P. Lombok / 2 Apr 96 Yahuda Tirtadihardja
11. Layaran Pacific sailfish Istiophorus platypterus 35,4 Ujungkulon / 28 Des 96 H. Milla Lapeda
12. Lemadang Dolphinfish Coryphaena hippurus 15,0 Ujungkulon / 22 Jan 96 Antonius Tandun
13. Lima jari Queenfish Scomberoides commersonianus 6,0 P. Rambut / 16 Feb 96 Dr.HG. Benyamin MH.
14. Marlin biru Blue marlin Makaira nigricans 179,2 P. Biaro / 30 Sept 98 Susanto Nursewan
15. Marlin hitam Black marlin Makaira indica 178,4 Ujungkulon / 25 Apr 98 Arie Sasmita
16. Sunglir Rainbow runner Egalatis bipinnulata 2,2 P. Panaitan / 2 Apr 97 Didik Sabudi
17. Tenggiri Tangguigue Scomberomorus commerson 24,0 Pel. Ratu / 18 Des 94 Yahuda Tirtadihardja
18. Tongkol L.tunny & Kawa-kawa Euthynnus spp. 6,0 Ujungkulon / 22 Jun 96 Haris Syahrudin
19. Tuna gigi anjing Dogtooth tuna Gymnosarda unicolor 38,0 P. Molana / 22 Feb 97 Johni Sucahya
20. Tuna sirip kuning Yellowfin tuna Thunnus albacares 72,9 Pel. Ratu / 27 Nov 94 Suwardjono
21. Wahu Wahoo Acanthocybium solandri 27,0 Pel. Ratu / 18 Nov 94 Yahuda Tirtadihardja

Keterangan tabel:

Rekor Mancing Nusantara Junior
No. Spesies Ikan Nama Inggris Kelas Kenur Berat (kg) Tempat/Tanggal Pemancing
1. Barakuda Great Barracuda Pria – 24 kg 23,4 Ujungkulon / 14 Nov 98 Karel A. Van Druten
2. Hiu karang Great reef shark Pria – 24 kg 39,2 Ujungkulon / 16 Nov 98 Karel A. Van Druten
3. Marlin hitam Black marlin Pria – 24 kg 43,8 Ujungkulon / 13 Nov 98 Karel A. Van Druten

Teknik menangkap ikan

Posted in Memancing on September 11, 2008 by ekakusumawijaya

Bedasarkan caranya, memancing hanyalah salah satu cara untuk menangkap ikan atau hewan air, selain dengan cara memancing ada beberapa cara menangkap ikan yang lain yaitu:

[sunting] Dengan Tangan

Menangkap ikan dengan tangan.

Menangkap ikan dengan tangan.

Menangkap ikan dengan tangan dapat dilakukan pada perairan dangkal seperti di sungai kecil. Pengertian menangkap ikan dengan tangan menjadi meluas dalam istilah memancing yaitu tanpa menggunakan tongkat pancing (joran) tetapi tetap menggunakan rol pancing dan senar atau biasa disebut mancing tangan.

Saat mancing di laut, menangkap ikan dengan cara ini kerap digunakan untuk jenis memancing dasar laut (bottom fishing). Di Inggris dan Amerika menangkap ikan trout dan ikan salem di sungai-sungai berair dangkal dapat dilakukan dengan tangan (trout tickling).

Pada perairan laut mengumpulkan kerang dengan menggunakan tangan dapat dilakukan dengan cara menyelam.

[sunting] Tombak

Mata tombak untuk menangkap ikan dari Guyana

Mata tombak untuk menangkap ikan dari Guyana

Menangkap ikan dengan cara menombak lebih mudah daripada dengan tangan dan cara ini sudah digunakan sejak lama oleh manusia.

Ujung tombak dibuat sedemikian rupa seperti pada mata kail agar ikan yang tertangkap tidak dapat lepas dari mata tombak.

Tombak yang dipakai dapat mermacam-macam bentuk, dari yang mempunyai gagang pendek hingga yang panjang dan biasanya bercabang tiga diujungnya (semacam trisula), atau dapat pula hanya bermata satu.

[sunting] Harpoon

Mata harpoon

Mata harpoon

Pada masa sekarang cara menangkap ikan dapat menggunakan harpoon yaitu alat penangkap ikan berupa tombak yang diberi tali yang panjang.

Menangkap ikan dengan cara ini diharuskan menggunakan perahu dengan cara mengejar ikan yang sedang diburu.

Harpoon ditembakkan dengan menggunakan sebuah alat pelontar, biasanya alat ini digunakan untuk menangkap Paus.

Setelah ikan terkena harpoon, lalu ikan ditarik dan kemudian diangkat keatas geladak kapal.

[sunting] Tali pancing

Pada saat ini cara menangkap ikan paling favorit dan praktis serta dapat dilakukan secara sendirian ialah dengan menggunakan tali pancing yang disebut juga senar.

Pada ujung senar dipasang satu atau lebih mata kail yang mana setiap mata kail diberi umpan hidup ataupun umpan tiruan.

Menangkap ikan dengan cara ini dapat dilakukan di pinggir sungai, danau, tepi laut atau bahkan di tengah laut dengan menggunakan perahu.

[sunting] Menyedot air

Biasanya cara ini secara teknis tidak dikhususkan untuk menangkap ikan.

Teknik ini lebih sering digunakan untuk menangkap berbagai jenis hewan dasar laut atau moluska seperti kerang, lobster, kepiting dan hewan sejenisnya yang berada di dasar air atau dasar laut.

Caranya dengan menggunakan kompresor yang bekerja dengan menyedot air ke atas kapal lalu disaring dan kemudian air dibuang kembali ke laut.

[sunting] Jaring

Seorang nelayan menebarkan jala

Seorang nelayan menebarkan jala

Dilakukan dengan cara menyerok dengan jaring atau menebar jala yang kemudian diangkat atau dengan memasang jala dengan cara ditunggu selama beberapa waktu tertentu lalu kemudian jala baru diangkat.

Atau bisa juga jala diturunkan ke laut dengan perahu dan berjalan perlahan membentuk suatu lingkaran.

Cara ini dapat dilakukan di air tawar ataupun di laut. Jika di laut cara ini biasanya untuk menangkap udang, ikan kecil atau cumi-cumi.

Dan biasanya dilakukan pada malam hari dengan menggunakan alat penerangan untuk menarik hewan-hewan tersebut. Jala yang digunakan diletakkan pada bangunan bambu yang biasa disebut bagan.

[sunting] Layang-layang

Cara ini dilakukan dengan menaikkan sebuah layang-layang yang terbuat dari bahan anti air dan diterbangkan dengan menggunakan tali.

Sebelumnya layang-layang tadi telah diberi tali senar pada ekornya yang pada ujung tali senar tersebut diberi mata kail dan umpan serta diusahakan agar mata kail dan umpan tersebut dapat tercebur kedalam air.

Tetapi cara ini kurang efektif jika dilakukan pada saat cuaca tidak mendukung seperti hujan atau angin kencang

[sunting] Melubangi permukaan es

Teknik ini dilakukan di laut atau danau yang sedang membeku akibat dinginnya iklim di daerah tersebut.

Menangkap ikan dengan cara ini dilakukan dengan cara mengebor atau membuat lubang pada lapisan es agar alat pancing dapat masuk kedalam air melalui lobang yang telah dibuat sebelumnya.

lalu mata kail di masukkan kedalam lubang tersebut hingga mata kail menembus pada air yang berada dibawah lapisan es yang telah diberi lubang tadi.

[sunting] Perangkap

Perangkap lobster

Perangkap lobster

Cara ini tidak sebatas menangkap ikan, tapi dapat pula digunakan untuk menangkap hewan laut lain yang biasanya berada di dasar perairan, seperti lobster, kepiting dan sejenisnya.

Penangkapan dengan menggunakan suatu perangkap yang dapat terbuat dari besi, almunium atau bambu dengan cara meletakkan perangkap tersebut pada daerah tertentu. Sebelumnya perangkap tersebut telah diberi tanda atau pelampung agar mudah mencarinya setelah ditinggal untuk beberapa saat.

[sunting] Bantuan hewan

Di China dan Jepang teknik menangkap ikan dapat menggunakan sejenis burung air yang terlatih, yaitu burung Cormorant.

Biasanya teknik ini dilakukan bersama-sama dengan nelayan lainnya yang semuanya memiliki burung ini. Dengan perahunya para nelayan membentuk lingkaran lalu kemudian burung-burung tersebut diperintahkan untuk mengejar ikan dengan arah ke tengah dari lingkaran.

Setelah mengejar dan menangkap ikan, burung kembali naik ke atas perahu. Teknik ini sudah ada sejak lama di negara tersebut dan diwariskan secara turun-temurun.

[sunting] Racun ikan

Menabur barbasco

Menabur barbasco

Teknik ini dilarang dan dapat menyebabkan hancurnya terumbu karang karena racun tersebut. Biasanya menggunakan barbasco, sianida atau potasium dengan tujuan membuat ikan menjadi lemas namun banyak juga yang mati.

Menangkap ikan dengan teknik ini biasanya dilakukan untuk ikan hias jenis karang agar dapat dijual hidup-hidup.

Pada gambar diperlihatkan menangkap ikan dengan barbasco, sejenis racun dari akar pohon yang setelah di larutkan ke air akan berwarna keputih-putihan.

[sunting] Menyetrum

Biasanya menggunakan tongkat yang pada ujungnya disambung ke alat penghasil listrik seperti baterai, aki mobil atau generator listrik.

Teknik ini juga tidak diperbolehkan terutama untuk penangkapan ikan laut karena dapat berpengaruh dan merusak terumbu karang.

Cara ini sebenarnya lebih efektif dilakukan di perairan air tawar seperti sungai, tambak atau kolam.

[sunting] Bahan Peledak

Teknik ini juga dilarang, peledakan kadang menggunakan dinamit atau bahan peledak lainnya. Teknik ini juga dapat menyebabkan hancurnya terumbu karang dan habitat ikan.

Sejarah

Posted in Memancing on September 11, 2008 by ekakusumawijaya

Memancing dalam arti menangkap ikan sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak zaman dahulu sekitar 10.000 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dari peninggalan-peninggalan arkeologi pada goa-goa tua di Eropa bahwa aktifitas penangkapan ikan sudah ada sejak dulu dengan ditemukannya tulang-belulang, mata kail dan gambar serta lukisan pada zaman batu di dalam goa-goa tersebut.

Teknik menangkap ikan mulai beragam pada masa Neolithic sekitar 4.000 – 8.000 tahun yang lalu yang kemudian berkembang menjadi teknik yang lebih moderen dan masih dipakai hingga saat ini. Begitu pula dengan cara pengolahan ikan hasil tangkapan, saat ini cara tersebut masih dilakukan dengan teknik yang sama misal pengawetan ikan dengan menggarami atau dengan cara pengasapan.

Tips P3K karena gigitan ular berbisa

Posted in ular on September 11, 2008 by ekakusumawijaya

Apakah anda/teman/keluarga anda pernah digigit ular..?
gimana kira-kira penanganannya..?
Dan apakah semua ular berbisa..??

Secara umum orang awam kalo digigit ular berbisa biasanya melakukan hal-hal sbb:
- Mengikat dengan keras bagian tubuh (di atas/bawah) yang kena gigit
- menoreh bagian tubuh yang kena gigit
- mengisap darah pada bagian tubuh yang kena gigit
- atau membawanya ke tempat dukun ular/pawang ular

Hal-hal yang dilakukan tersebut tidak sepenuhnya salah cuman barangkali perlu lebih
dilakukan dengan cara yang lebih baik. 

Pada saat dalam kepanikan karena digigit oleh ular apalagi telah diketahui bahwa ular
tersebut sangat berbisa, maka kadang-kadang orang tidak lagi berpikir secara rasional
karena stress dan karena pengaruh dari racun ular tersebut.

- Tenang jangan  panik !!
- Tidak terlalu banyak bergerak apalagi menggerakkan bagian tubuh yang kena gigitan ular
- sedapat mungkin mengidentifikasi jenis ular yg menggigit, kalau tahu nama sebenarnya akan jauh lebih membantu, kalaupun tidak jangan dipaksakan mengejar ular tersebut nanti
malah bisa digigit dua kali lagi..he..he…
- Jangan ditoreh/dilukai/dirobek
- KALAU masih memungkinkan segera setelah kena gigit bagian tubuh yang kena gigit dihisap kuat dengan  alat-alat tertentu sepert “extractor” asalkan tidak melukai atau dan jangan melakukan hisapan dengan mulut karena berbahaya dan bisa  terminum/masuk kedalam mulut.                                                                                                                                     - Bersihkan bagian tubuh yang kena gigit dengan antiseptik untuk mengindari infeksi, karena dalam beberapa kasus, bahaya infeksi malah jauh lebih berbahaya dari racun ular itu sendiri.
- Ikat atau balut di atas dan dibawah bagian tubuh yang kena gigit dengan perban, tetapi
jangan terlalu kencang, rasakan saja sendiri untuk sedikit memperlambat peredaran darah
tetapi tetap bisa mensuplai darah.
- Kemudian setelah itu harus segera di bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk
peroleh pertolongan lebih lanjut.

Pada banyak kasus-kasus gigitan ular, sebagian dari mereka ada yang tidak sadar kalau merekaitu telah digigit oleh ular yang sangat berbisa sehingga tidak melakukan pengobatan dan kemudian karena tidak ada pertolongan sama sekali akhirnya meninggal dunia.
Biasanya ular yang menggigit tersebut adalah jenis ular yang mempunyai bisa neurotoxin ,dimana pengaruh dari racun ini adalah terkadang tidak menimbulkan rasa sakit tetapi menyerang susunan saraf sehingga menimbulkan rasa kecapean,ngantuk tertidur untuk tidak terbangun lagi -) Contoh ular yang memiliki neorotoxin adalah ular weling ( bungarus candidus ) dengan warna belang hitam – putih.

sedangkan ular yang memiliki bisa hemotoksin seperti ular hijau ekor merah ( trimeresurus albolabris) cendrung lebih mudah dilakukan pertolongan.

Karena itu pengetahuan tentang jenis-jenis ular terutama yang berbisa sangat penting dan
cara penanganan P3K juga perlu lebih disosialisasikan…

Perlu adanya yayasan atau rumah sakit yang secara khusus care tentang masalah ini terutama di daerah-daerah yang rawan dengan ular berbisa spt; papua dan sekitarnya
Akan banyak nyawa yg akan tertolong jika ketersediaan anti bisa, harga terjangkau dan orang/dokter yang ahli di bidang ini.

kalau ada rekan2 yang punya pengalaman atau pun tips yang lebih bagus boleh deh kita sharring di sini.

Snake fobia

Posted in ular on September 11, 2008 by ekakusumawijaya

Snake fobia………

Apa anda salah seorang yg fobia dengan ular..?
hiiii…bagi orang awam, ular jenis binatang melata yang sangat menggelikan..
Bukan hanya takut karena menggigit tetapi yang lebih parahnya adalah takut
menyentuh sisiknya..atau pun jijik melihat bentuknya…?
Padahal bentuknya gak jelek2 amat bukan..??

Secara umum ular dianggap sebagai binatang berbisa yang mematikan..
ya benar..untuk beberapa jenis ular memang sangat berbisa dan sangat mematikan..
tapi hampir 90% dari seluruh species ular adalah tidak berbisa !!
Ada yang kelihatannya/bentuknya seperti ular berbisa padahal tidak. misalnya ular sanca hijau
(chondropython viridis), dll

kalau orang fobia karena takut dipatok atau pun karena bisanya mungkin lebih gampang dihilangkan
dengan cara memberikan pengetahuan tentang jenis2 ular berbisa dan yang tidak. Dan mungkin sedikit
tentang cara memegang ular/menangani ular atau pun P3K cara penanganan kalau digigit ular berbisa.

Kebanyakan kasus yang gue lihat sih orang malah lebih takut pada ular karena dianggap menggelikan
atau pun sangat menjijikkan. Sisiknya yang kasar dan jalannya yang meliuk-liuk membuat bulu
kuduknya merinding. Pernah loh pas gue pameran di hotel hilton ada seorang cewe yang fobia banget
sama ular, sampe-sampe gue liat sendiri seluruh bulu tangan, kaki, en bulu2 yang lain berdiri tegak..
hmmm, gimana dengan bulu yg di dalam ya..? kali2 aja ikutan berdiri . LOL

Menurut gue ada beberapa cara untuk menghilangkan fobia ama ular:
- Melalui therapi Hipnotis ==> tanya lebih jauh ke Rommy Rafael -)
- melalui latihan==> prosesnya lumayan panjang dan sulit 
  pertama: harus tau jenis2 ular yg berbisa/tidak berbisa
  kedua: mulai belajar teori memegang ular
  ketiga: pilihlah ular yang kecil, jinak dan tidak berbisa
  keempat: mulailah sering2 memperhatikan mereka (ular)..
  kelima: pelan-pelan cobalah usap-usap sisiknya..
  keenam: lebih lanjut cobalah memegangnya
  ketujuh: ulangi langkah ke 4-6 berulang-ulang
 
Asal tau aja, teori itu berlaku untuk saya sendiri loh…karena dulunya gue ini super fobia ma uler..

SELAMAT MENCOBA !! EN KALO ADA YANG PUNYA TIPS LAIN BOLEH DEH KITA SHARING !!!

Mengobati penyakit pada ular pyton

Posted in ular on September 11, 2008 by ekakusumawijaya

Bagaimana mengobati penyakit-penyakit yang umum pada ular phyton anda..?

Banyak penggemar binatang pets ingin mengetahui apa yang harus dilakukan.
Dengan kata lain bahwa kebanyakan orang akan merasa lebih aman dan nyaman ketika memiliki pets ( binatang peliharaan) tertentu jika mereka tahu paling tidak 80% dari kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi dan tahu cara penanggulangan dan pencegahannya. Dan kami pikir tidak terkecuali orang yang ingin memiliki phython sebagai hewan peliharaan.
Sebagai pemilik hewan peliharaan, anda tahu prioritas utamanya adalah kesehatan atas binatang peliharaan anda. Namun demikian banyak pemilik phyton tidak menyadari bahwa penyakit-penyakit umum python bisa dideteksi dan diobati di rumah.

• Vomiting / Muntah
Salah satu penyakit/gangguan yang sering dialami oleh phyton adalah “Muntah”. Jangan pegang phyton anda pada saat baru saja selesai makan. Itu mungkin terjadi juga jika hewan peliharaan anda dalam keadaan stress karena merasa kurang aman atau karena terinfeksi oleh parasit yang berasal dari dalam maupun luar tubuhnya, itu akan merangsang makanan untuk dimuntahkan keluar.

Untuk membantu menghindari terjadinya “muntah”, adalah penting untuk membiarkan phyton anda untuk istirahat setelah mereka makan. Bagaimana caranya anda untuk mengarahkan supaya mereka tidur..? naikkan suhu kandang pada suhu tertentu, atau anda juga bisa tempat untuk berjemur. Phyton akan berbaring di bawah cahaya/lampu tersebut untuk membantu mencerna makannya dan akan membantu mengurangi untuk dimuntahkan kembali.

• Constipation/Sembelit/Susah buang air
Jika phyton anda tidak buang air dalam waktu yang tidak seperti biasanya, ataupun sulit untuk buang air atau pun kotorannya sangat kering, dari semua tanda-tanda tersebut dapat dipastikan bahwa phyton anda lagi sembelit.

Tingkat kelembaban dan suhu yang rendah adalah penyebab umum terjadinya sembelit. Anda bisa menghindarinya dengan menjaga kebersihan air minum di dalam kandang. Juga dengan menempatkan air hangat di dalam kandang dan arahkan supaya phyton anda berendam di dalam air tersebut. 

• Scale rot / Infeksi kulit (sisik)
Jika anda memperhatikan ada warna yang berbeda pada sisik phyton seperti: warna Pink, Merah atau Coklat, hal ini mungkin disebabkan oleh Scale rot/ pembusukan sisik. Penyakit ini bisa terjadi pada beberapa sisik, di tempat tertentu atau pun di banyak tempat.

Terkadang penyebab dari infeksi sisik ini bisa dari infeksi dari dari dalam tubuh yang muncul keluar tubuh sebagai scale rot/sisik yang busuk.

Tetapi bagaimana pun penyebabnya adalah kurang bersihnya tempat/kandang dari phyton tsb.

Jika kandangnya tidak secara rutin dibersihkan dan dikasi disinfectan, phyton akan berbaring di atas air kencing dan kotorannya dalam waktu yang cukup lama sehingga menyebabkan scale rot.

Dengan menggunakan antibiotic akan bisa mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi anda tetap harus memindahkan phyton anda ke kandang yang lain pada saat anda membersihkan  dan menyemprotkan disinfektan ke dalam kandang tersebut.

Pada saat binatang anda dalam masa perawatan, jangan biarkan mereka berendam di   
dalam air. Berikan/taruh air secukupnya di dalam mangkok yg bisa dipakai untuk minum.

Nah sekarang….tidak perlu terlalu khawatir bukan..??

Hello world!

Posted in Uncategorized on September 4, 2008 by ekakusumawijaya

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!